Kisah Perih Para Perempuan Korban KDRT

                    Kisah Perih Para Perempuan Korban KDRT

klik66 - Sabtu jelang subuh, 28 Oktober 2023, suami Mirna baru saja pulang dari tongkrongannya. Bau alkohol menyengat dari sekujur tubuh lelaki 28 tahun itu meski ia berkali-kali bilang ke Mirna bahwa ia tak ikut menenggak miras.

Mirna tentu tak percaya. Begitu matahari terbit, ia langsung menemui tetangganya yang juga teman suaminya. Ia hendak memastikan apakah suaminya ikut mabuk-mabukan.

“Lo abis dari mana? Minum, ya?” tanya Mirna kepada kawan suaminya itu.

“Iya,” jawab si teman, sambil mengiyakan pula suami Mirna ikut minum alkohol.

Mendengar jawaban itu, Mirna pulang menemui suaminya. Ia mengancam akan kembali ke rumah orang tuanya.

“Pulangin aja gue ke orang tua kalau emang kaya gini terus,” kata Mirna di depan suaminya sambil menggendong bayi mereka yang masih dua bulan.

klik66 -Ucapan Mirna membuat si suami naik pitam. Ia membuang barang-barang milik Mirna keluar rumah, bahkan mendorong Mirna dan anaknya hingga membentur tembok. Tubuh Mirna dan bayinya sampai merah gegara benturan itu

Kekecewaan Mirna kepada si suami memuncak. Selama ini, perempuan 27 tahun itu memilih mempertahankan hubungan mereka tiap kali mendapat kekerasan, namun kali ini sudah kelewatan karena sang anak ikut terluka.

“Kalau dia nggak menyentuh (menyakiti) anak aku, mungkin aku masih bertahan karena emang dari zaman pacaran, aku selalu bertahan sama dia,” ucap Mirna yang meminta namanya disamarkan.

klik66 -Mirna mengenal suaminya empat tahun lalu dari seorang teman. Kala itu, pria tersebut memperlakukannya dengan sangat baik. Tiga tahun pacaran, keduanya menikah pada Maret 2023 dan dikaruniai seorang anak.

Sayangnya, baru juga menikah seumur jagung, watak buruk si suami makin terlihat. Menurut Mirna, suaminya emosional, manipulatif, munafik, dan tidak bertanggung jawab karena menelantarkannya dan tidak memberinya nafkah.

Namun semua keburukan itu tak pernah Mirna ceritakan ke keluarganya, hingga pertikaian dan kekerasan yang ia alami pada 28 Oktober tahun lalu itu melunturkan semua kesabaran Mirna

Comments